Bagi para siswa, SMP Negeri 1 Mungkid bukan sekadar tempat menuntut ilmu, melainkan rumah kedua di mana mereka tumbuh dan berproses. Peringatan Hari Keluarga Nasional di Spenskid menjadi pengingat bahwa pendidikan terbaik selalu bermula dari sinergi yang kuat antara sekolah dan keluarga di rumah.

Ditulis oleh Desta Spenskid.

WhatsApp Image 2026 06 24 at 10.57.55 PM

Halo Sobat GenRe! 👋

​Kenalin, kami dari PIK-R PERSID SMP Negeri 1 Mungkid. Buat yang belum tahu, PIK-R itu singkatan dari Pusat Informasi dan Konseling Remaja, sebuah wadah yang dikelola dari, oleh, dan untuk remaja guna memberikan informasi dan pelayanan konseling seputar perencanaan kehidupan berkeluarga. Nah, berhubung PIK R PERSID pada tahun 2025 sukses meraih Juara 1 di tingkat Provinsi Jawa Tengah, sekolah kami mendapat kehormatan buat hadir di kegiatan Aspirasi Duta GenRe hari ini tepatnya di GOR Gemilang Kabupaten Magelang.

WhatsApp Image 2026 06 24 at 2.06.23 PM WhatsApp Image 2026 06 24 at 4.36.18 PM

Di sini, kami membuka stand pameran untuk mengenalkan program kerja keren kami. Diantaranya:
1. GEMPITA : Gerakan Remaja Pintar dan Berencana
2. JUMBARA : Jum'at Beragam dan Bermakna
3. CONNECT : Konseling Online Aman dari Konselor Sebaya
4. REKSA KARYA : Mendaur ulang Sampah menjadi produk yang bernilai

Melalui pameran ini, kami fokus mengedukasi teman-teman sebaya tentang pentingnya menghindari pernikahan dini, kehamilan remaja, menjaga kesehatan reproduksi, serta peduli pada mental health seperti pencegahan perundungan.

​Keseruan di stand kami makin lengkap dengan adanya area interaktif bernama "Isi Hatiku". Di sini, para pengunjung diajak buat curhat atau menuliskan isi hati mereka pada secarik kertas, lalu menempelkannya di papan mading yang sudah kami sediakan. Antusiasmenya bener-bener seru banget! Nggak hanya pameran di stand aja, suasana di lokasi acara juga makin pecah saat kami berkesempatan menyaksikan langsung speech keren dan inspiratif dari para finalis Duta GenRe.

WhatsApp Image 2026 06 24 at 2.06.23 PM1

​Bisa dibilang, hari ini paket lengkap yang berkesan banget. Selain bisa berbagi edukasi sesama remaja, kami juga beruntung bisa bertemu dan berinteraksi langsung dengan tokoh-tokoh penting, antara lain Ibu Dian Ekawati Grengseng Pamudji (istri dari Bapak Bupati Magelang), Bapak H. Sahid S.H. (Wakil Bupati), serta jajaran tokoh penting lainnya dari Kabupaten Magelang dan se-Kedu Raya. Pengalaman berharga ini menjadikan kami makin termotivasi untuk terus menyebarkan virus positif dan mewujudkan tujuan PIK-R sebagai ruang aman bagi remaja untuk tumbuh sehat dan berencana.

PIK-R PERSID,

Salam GenRe! 👌✨

WhatsApp Image 2026 06 24 at 4.34.53 PM

 

pres12.png

Mungkid, 9 Januari 2025– Rangkaian kegiatan PKB Kombel Spenskid Jaya berikutnya adalah berbagi praktik baik. Praktik baik adalah pengalaman baik yang telah memberikan dampak positif bagi pengelolaan sekolah, proses pembelajaran, pengembangan kapasitas kepala sekolah, guru, maupun siswa, serta bagi masyarakat secara lebih luas. Berbagi praktik baik adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan pengalaman terbaik yang berkaitan dengan keberhasilan seseorang dalam melaksanakan tugas profesinya.  Salah satu cara berbagi praktik baik adalah menggunakan metode STAR yang mencakup gambaran tentang situasi, tantangan, aksi, dan result/refleksi suatu kegiatan. Kegiatan berbagi praktik baik metode STAR kali ini disampaikan oleh Patmawati Ilyas C.P., M.Pd. dengan judul “Dengan Strategi Literasi, Menulis Slogan Mudah Dilakukan.” 

Slogan adalah salah satu materi dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas 8. Pada tahap situasi, pemateri menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas ternyata para peserta didik mengalami kesulitan dalam menuangkan ide ke dalam bentuk slogan.  Minimnya kosakata dan tidak terbiasa menulis menjadi kendala bagi peserta didik dalam membuat slogan. Hal tersebut menjadi tantangan bagi seorang guru untuk dapat memotivasi peserta didik agar dapat menuliskan ide mereka dalam bentuk slogan. Adapun aksi yang dilakukan guru kali ini adalah strategi LITERASI yang merupakan akronim dari Li (lihat dan amati contoh), Te (tentukan tema dan kata kunci, Ra (rancang kalimat slogan), Si (Hasil kalimat slogan).  Dalam penerapan strategi ini, pemateri juga menggunakan model problem-based learning agar proses pembelajaran berjalan efektif dan mengaitkan dengan topik-topik yang lebih kontekstual bagi peserta didik.  Model problem-based learning mencakup lima sintak yaitu orientasi pada masalah, mengorganisasikan peserta didik untuk belajar, membimbing penyelidikan, mengembangkan dan menyajikan hasil, dan menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.  Adapun result/refleksi dari penerapan strategi LITERASI ini adalah peserta didik menjadi tersmpil dalam menuliskan ide-ide mereka ke dalam bentuk slogan.  Hasil refleksi menunjukkan bahwa peserta didik merasa lebih mudah memahami materi slogan dan terarah dalam menuangkan ide-idenya.

Setelah paparan praktik baik selesai, dilanjutkan dengan kegiatan tanya jawab dan penguatan yang bertujuan agar kegiatan berbagi praktik baik ini dapat lebih interaktif dan menginspirasi para guru di SMP Negeri 1 Mungkid dalam menerapkan strategi yang tepat dan efektif agar tercipta proses belajar yang lebih bermakna dan berdampak positif bagi peserta didik. (Kombel Spenskid Jaya-WP)

popda1.png

Pembukaan Popda Kabupaten Magelang Tahun 2025

Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Magelang Tahun 2025 telah sukses digelar pada Senin hingga Kamis, 24-27 Februari 2025, dengan menghadirkan semarak dan semangat juang para atlet muda. Acara ini menjadi panggung bagi bakat-bakat terbaik Kabupaten Magelang untuk bersaing dan menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam berbagai cabang olahraga.

POPDA tingkat Kabupaten Magelang Tahun 2025 diawali dengan upacara pembukan di Gor Pakubumi yang diinspeksi oleh Sekretaris Daerah, Drs. Adi Waryanto yang mewakili Bupati Magelang karena sedang mengikuti kegiatan retret kepala daerah di Akmil dan dihadiri pejabat terkait, atlit dari setiap sub rayon, pendampin dan panitia pelaksana lomba. Bapak SekDa menyatakan bahwa POPDA lebih dari sekadar ajang olahraga. Ini adalah wahana bagi para peserta siswa untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, pembentukan karakter serta menjaga kesehatan dan kebugaran. POPDA juga menjadi tempat yang tepat untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang olahraga.

Pelaksanaan Popda Kabupaten Magelang Tahun 2025

Berlokasi di berbagai tempat yang disiapkan dengan baik, kegiatan Popda mempertandingkan berbaga cabang olahraga, mulai dari bola voli di Lapangan Setda Kabupaten Magelang, sepak bola di Lapangan Rambeanak, basket, atletik, dan renang di SMA Taruna Nusantara, bulutangkis di Gor Djarum, silat di GSG Borobudur, karate dan taekwondo di Gor Gemilang, hingga wushu di Gor Desa Semali Bandongan. Dengan begitu, setiap cabang olahraga memiliki tempat yang sesuai untuk menyalurkan semangat dan prestasi.

popda2.png

Prestasi Gemilang SMP Negeri 1 Mungkid dalam Ajang POPDA 2025

SMP Negeri 1 Mungkid kembali mengukir prestasi gemilang di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tahun 2025. Prestasi ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga bagi orang tua dan keluarga.

Partisipasi atlit-atlit SMP Negeri 1 Mungkid dalam 11 cabang olahraga memberikan warna tersendiri pada acara ini. Dari usaha keras dan perjuangan yang mereka tunjukkan, sebanyak 43 atlit berhasil meraih juara, menegaskan bahwa persiapan yang matang dan semangat juang yang tinggi merupakan kunci kesuksesan dalam setiap pertandingan. Tidak hanya semangat para atlet, keberhasilan ini juga tidak terlepas dari peran orang tua, pendamping, pelatih dan seluruh warga sekolah yang terus memberikan dorongan dan dukungan.

Kepala SMP Negeri 1 Mungkid, Bapak Muh. Rohayat, S. Pd, menyatakan rasa bangganya terhadap prestasi yang diraih para siswa. "Ini adalah bukti nyata bahwa dengan kerja keras, dedikasi, dan semangat tinggi, para siswa kami mampu bersaing di tingkat daerah. Kami akan terus mendukung dan memberikan fasilitas terbaik agar mereka bisa terus berkembang," ujarnya.

Dengan prestasi yang luar biasa di POPDA 2025, SMP Negeri 1 Mungkid berharap para siswa yang berprestasi ini dapat terus melanjutkan perjuangan, serta menjadi inspirasi bagi teman-teman sebayanya untuk tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga di bidang olahraga.

aaaa

Dengan demikian, suksesnya POPDA Kabupaten Magelang Tahun 2025 tidak hanya menjadi pencapaian bagi para atlit, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Kabupaten Magelang untuk terus mendukung dan membanggakan prestasi olahraga anak-anak muda dalam negeri. Semoga semangat ini terus berkobar dan menghasilkan prestasi yang lebih gemilang di masa yang akan datang. (Tim Popda Spenskid)

Untitlqaaed

Untitlqadsaed

Untitlqaasddded

 pres11.png

Mungkid, 9 Januari 2025– Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi Guru, kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan perdana dengan tema Pembelajaran Berpusat pada Peserta Didik diselenggarakan dengan pemateri Dr. Widyawati Palupi. Pemateri memaparkan materi sebagai pentuk pengimbasan hasil pelatihan dari BBGP Provinsi Jawa Tengah Penguatan Sub Indikator 4.3.3 Level 2 Penggunaan Strategi Untuk Meningkatkan Pembelajaran yang Berpusat pada Peserta Didik.

Kepala Sekolah Bapak Muh Rohayat, S.Pd membuka kegiatan dengan pesan bahwa kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan seperti ini harus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk belajar sepanjang hayat. Guru juga harus aktif mengakses PMM Pelatihan Mandiri sebagai wujud usaha peningkatkan kompetensinya, lanjutnya.

Sesuai dengan pesan Kepala Sekolah, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan keterampilan baru kepada para Guru dalam menerapkan metode pembelajaran yang lebih efektif, inovatif, dan relevan dengan menempatkan peserta didik sebagai pusat dari proses pembelajaran.

"Menerapkan pembelajaran berpusat pada peserta didik berarti Guru harus mau melakukan 3M:  Memberi kesempatan, Menyiapkan dan Mengapresiasi" ujar Dr. Widyawati Palupi.

Materi yang disampaikan meliputi:

- Strategi pembelajaran, meliputi: problem based learning, project based learning, inquiry based leaning, discovery based learning

- Komponen RPP/MA: Analisis CP, Tujuan Pembelajaran, Langkah Pembelajaran, Assemen (awal, formatif, sumatif)

- Pelaksanaan pembelajaran: memanfaatkan asesmen awal, mendorong siswa untuk terus belajar, mencatat kemajuan belajar, sesuai kebutuhan peserta didik, melakukan refleksi(guru dan peserta didik)

- Pertanyaan refleksi: bagaimana proses pembelajaran, apa yang perlu diperbaiki (kelebihan dan kekurangan), apa yang akan dilakukan selanjutnya.

Pemateri juga memamerkan praktik baiknya, De Promo Tipstalk: Tumbuhkan Sikap Percaya Diri Dan Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris Siswa sebagai bentuk praktik konkrit penerapan pembelajaran berpusat pada peserta didik. De Promo Tipstalk merupakan akronim dari Demonstration, Eksploration, Project-Based Learning Model for tipstalk of Procedure Text.

Selain paparan materi dan praktik baik tersebut, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif dari kegiatan praktik pembelajaran rekan-rekan Guru. Peserta saling berbagi pengalaman dan tantangan yang mereka hadapi dalam menerapkan pembelajaran berpusat pada peserta didik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para Guru dapat mengimplementasikan pembelajaran berpusat pada peserta didik di pembelajaran masing-masing. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan, menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan, dan membantu siswa mencapai potensi terbaik mereka. Dengan komitmen untuk terus mendukung pengembangan kompetensi Guru secara berkelanjutan, kegiatan serupa seperti ini, akan secara berkala dilaksanakan di SMP Negeri 1 Mungkid.

*DPS*